![]() |
| Sumber |
CCO.
Hari
ini ane akan membahas tiga masalah tentang pelabelan yang ada saat ini, ketika
kita akan meluncurkan sebuah produk sebelumnya harus tau dong tentang
copyright. Di indonesia copyright diartikan sebagai hak cipta adalah sebuah hak
kusus yang diberikan Pencipta atau Pemegang Hak Cipta untuk mengatur penggunaan
hasil dari produk atau informasi tertentu. Pada umumnya, hak cipta memiliki
masa berlaku tertentu yang terbatas. Singkat kata dari pengertian hak cipta..
selanjutnya hak apa saja yang diberikan oleh hack cipta akan dibahas dibawah
ini..
· Memberikan
simbol khusus simbol ini digunakan sebagai pemberitahuan hak cipta atas semua
hasil kerja kreatif (sastra, artistik, dll) yang diatur oleh Universal
Copyright Law.
· Memiliki
durasi atau masa tenggang bervariasi di tiap negara namun pada umumnya hingga
seumur hidup si pencipta + 50 tahun.
· Hakcipta merupakan salah satu jenis hak kekayaan intelektual, perbedaannya hak
kekayaan intelektual lainnya (seperti paten, yang memberikan hak monopoli atas
penggunaan invensi), karena hak cipta bukan merupakan hak monopoli untuk
melakukan sesuatu, melainkan hak untuk mencegah orang lain yang melakukannya,
atau istilah gampangannya mencegah orang untuk melakukan plagiasi.
Kemundian
yang ke tiga Common creative writing, bagi sobat yang suka nulis apa lagi
nulisnya kreatif banget, perhatiin apa yang ane tulis kali ini. Beberapa pakar
telah membahas beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat menulis. Walaupun
kita sebagai manusia tak luput dari berbagai kesalahan, *hehe. ok mulai saja
langsung kepembahasan, ane tidak akan membahas pengertiannya lho jadi
pengertiannya bisa sobat akses digoogle. Ane akan membahas beberapa kesalah
yang sering dilakukan oleh penulis.
· Awalan
yang membosankan
Banyak penulis
yang membuat awal tulisan yang membosankan, mondar mandir dengan pembahasan
yang kurang jelas, (seperti ane kyk nya :D).. dengan begitu sebagian pembaca
akan merasa bosan dan tidak banyak akan meninggalkannya.
· Deskripsi
yang tidak perlu
Sebaiknya
ungkapkan diskripsi yang detail di dalam tulisan, sehingga pembaca bisa
berimajinasi dan memahami tulisan tersebut.
· Berlebih-lebihan
Jangan
menghabiskan seluruh paragraf untuk mengatakan sesuatu yang bisa dikatakan
dalam satu kalimat.
· Mengulang
hal yang sama
Menyatakan
kejelasan satu masalah dengan kurang jelas. Aku kemarin ke kampus. Di
kampus, ada demo bbm. Ungkapan "di kampus" menyatakan jelas. Teks
ini menunjukkan bahwa demo kenaikan bbm terjadi dikampus, sehingga tidak perlu
dinyatakan langsung.
Selanjutnya
open access atau sering diterjemahkan akses bebas, dampak dari keberadaan
teknologi digital telah memulai era baru dimana kebebasan untuk mengakses
artikel dalam bentuk digital. Kemudahan dalam akses menjadi salah satu faktor
dilahirkannya gerakan open akses (OA). Prinsip dalam gerakan OA tersebut dibagi
menjadi 3, yaitu:
· Retain
it - Pilihan ini menyebabkan pengarang tetap memiliki hak cipta dan mengizinkan
pengguna memperbanyak karyanya asalkan hanya untuk kepentingan pendidikan.
· Share
it - Pengarang boleh memilih berbagai kemungkinan pemberian hak eksploitasi
karyanya dalam bentuk lisensi. Misalnya, lisensi untuk tetap mempertahankan hak
sebagai pengarang yang sah, tetapi mengizinkan semua orang menggunakan karyanya
untuk tujuan apa pun, termasuk tujuan komersial. Atau mengizinkan penggandaan
atau penyebaran asalkan tetap melalui penerbit yang menjalankan prinsip OA.
· Transfer
it - Pengarang menyerahkan hak eksploitasi kepada penerbit yang akan
mengomersialkan karyanya, tetapi tetap mempertahankan hak sebagai pengarang
orisinal yang akan mengizinkannya memperbanyak atau menerbitkan kembali
karyanya tanpa persetujuan penerbit pertama, asalkan bukan untuk tujuan
komersial.
Kesimpulan dari tulisan ane ini dapat
di simpulkan bahwa pihak pengarang sebenarnya dapat merdeka. Hal lainnya dapan
sobat simpulkan dengan komentar dibawah ini.




