Sunday, April 21, 2013

Success Story


Perjalan yang berawal dari ketidak sengajaan terjun didunia perpustakaan untuk belajar tentang arti pustakawan success yang sering om” dan tante bilang, ^^ tapi rasanya sekarang masing ngambang ga jelas kemana tujuan dari teori” yang didapat dan bagaimana penyelesaian tentang tori” tersebut *(di pikiran ku).Berbagai keraguan pun datang menyelimuti, dari aspek eksternal maupun internal yang sering didengar ketika teori” itu disampaikan. Disamping itu berbagai pertanyaan pun juga muncul seiring dengan bertambahnya teori’ itu.  ..

“Seringkali orang menjalani hidupnya bagaikan menempuh perjalanan yang sebenarnya bukan atas dasar keinginannya, seperti ketika pergi beramai-ramai bersama teman. Dan karena tidak bisa memutuskan sendiri mau pergi ke mana, orang ini ikut saja kemana perginya rombongan teman tersebut. Sehingga, meskipun dia sudah sampai di tempat tujuam, dia masih bertanya-tanya.”

                Begitulah yang sendang dialami oleh mimin yang dulunya seorang teknisi komputer yang beralih profesi,. ^^, kemudian setelah browsing” searching” mimin menemukan sebuah artikel yang kata”nya masih terngiang” ditelinga..

“Berhentilah melihat keluar jendela dan ke dalam rumah tetangga. Berhentilah menetapkan standar dari pencapaian orang lain. Ukirlah cerita kita sendiri, hidup dengan tujuan hidup dan mimpi-mimpi kita sendiri.”
Setelah lama” dipirkan dan dicerna dengan matang bahwa success itu berawal dari diri sendiri, dengan tujuan dan mimpi-mimpi kita sendiri. Setelah itu mimin mulai berkaca dan bertanya pada bayangan di kaca ..(serasa jd ****).. setelah mimin tau apa yang mimin mau, maka saat itulah waktu yang tepat untuk memulai perjalan, mengambil langkah kedepan karena mimin sudah punya tujuan. “Ayeeee”.....
Tak perlu panjang lebar mimin bercerita tentang sejarah perjalan sendiri, jadi ini cerita ku mana cerita mu.. 

2 comments:

  1. “Berhentilah melihat keluar jendela dan ke dalam rumah tetangga. Berhentilah menetapkan standar dari pencapaian orang lain. Ukirlah cerita kita sendiri, hidup dengan tujuan hidup dan mimpi-mimpi kita sendiri.”

    wahh terharu akuu kak bacanya :'(

    ReplyDelete