Perjalan yang
berawal dari ketidak sengajaan terjun didunia perpustakaan untuk belajar
tentang arti pustakawan success yang sering om” dan tante bilang, ^^ tapi
rasanya sekarang masing ngambang ga jelas kemana tujuan dari teori” yang didapat
dan bagaimana penyelesaian tentang tori” tersebut *(di pikiran ku).Berbagai keraguan
pun datang menyelimuti, dari aspek eksternal maupun internal yang sering didengar
ketika teori” itu disampaikan. Disamping itu berbagai pertanyaan pun juga
muncul seiring dengan bertambahnya teori’ itu. ..
“Seringkali orang menjalani
hidupnya bagaikan menempuh perjalanan yang sebenarnya bukan atas dasar
keinginannya, seperti ketika pergi beramai-ramai bersama teman. Dan karena
tidak bisa memutuskan sendiri mau pergi ke mana, orang ini ikut saja kemana
perginya rombongan teman tersebut. Sehingga, meskipun dia sudah sampai di
tempat tujuam, dia masih bertanya-tanya.”
Begitulah
yang sendang dialami oleh mimin yang dulunya seorang teknisi komputer yang
beralih profesi,. ^^, kemudian setelah browsing” searching” mimin menemukan
sebuah artikel yang kata”nya masih terngiang” ditelinga..
“Berhentilah melihat keluar
jendela dan ke dalam rumah tetangga. Berhentilah menetapkan standar dari
pencapaian orang lain. Ukirlah cerita kita sendiri, hidup dengan tujuan hidup
dan mimpi-mimpi kita sendiri.”
Setelah lama” dipirkan dan
dicerna dengan matang bahwa success itu berawal dari diri sendiri, dengan tujuan
dan mimpi-mimpi kita sendiri. Setelah itu mimin mulai berkaca dan bertanya pada
bayangan di kaca ..(serasa jd ****).. setelah
mimin tau apa yang mimin mau, maka saat itulah waktu yang tepat untuk memulai
perjalan, mengambil langkah kedepan karena mimin sudah punya tujuan. “Ayeeee”.....
Tak perlu panjang lebar mimin
bercerita tentang sejarah perjalan sendiri, jadi ini cerita ku mana cerita mu..

“Berhentilah melihat keluar jendela dan ke dalam rumah tetangga. Berhentilah menetapkan standar dari pencapaian orang lain. Ukirlah cerita kita sendiri, hidup dengan tujuan hidup dan mimpi-mimpi kita sendiri.”
ReplyDeletewahh terharu akuu kak bacanya :'(
Alhamdulillah.. ^^
ReplyDelete